Asuransi, Kenali Mitos dan Faktanya!

 

Masyarakat kini sudah semakin melek dengan literasi keuangan. Banyak masyarakat yang sudah mengenal berbagai macam instrumen keuangan. Tidak lagi melulu soal tabungan di bank, masyarakat juga sudah mulai mengenal instrumen investasi seperti saham, deposito, reksadana, dsbnya. Selain instrumen investasi, masyarakat juga kini mengenal berbagai macam produk asuransi, mulai dari asuransi kendaraan, kesehatan, jiwa, hingga perjalanan. Asuransi sendiri merupakan solusi atas perlindungan diri ataupun keluarga terhadap resiko-resiko buruk yang dapat merugikan kita ataupun keluarga, utamanya dari segi finansial. Namun, dengan manfaat yang begitu banyaknya, masih ada di masyarakat kita paham yang tidak benar terkait asuransi. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai mitos dan fakta asuransi agar pandanganmu terhadap asuransi dapat kembali positif.

1. Masih muda = Tidak butuh asuransi

Banyak di antara kita yang beranggapan asuransi merupakan kebutuhan orang yang tertimpa penyakit. Selain itu juga ada yang beranggapan bahwa asuransi hanya untuk orang yang sudah tua saja, sehingga ada anggapan di masyarakat bahwa apabila masih muda tidak perlu asuransi. Padahal sebenarnya, banyak perusahaan asuransi yang tidak mau menerima calon nasabah yang sudah memiliki penyakit sebelumnya, apalagi ketika menggunakan asuransi jiwa jarang menerima nasabah yang sudah dekat akhir usia produktif. Selain itu, kegunaan asuransi seharusnya untuk melindungi kita dari resiko penyakit yang ada. Oleh karena itu, dengan kondisi kita yang masih muda tetap perlu memiliki asuransi seperti asuransi kesehatan agar kita siap menghadapi penyakit.

2. Asuransi = Penipuan

Banyak orang yang beranggapan bahwa perusahaan asuransi bertujuan utama untuk memanipulasi uang kita dan menipu nasabahnya. Selain itu, ada kasus-kasus perusahaan asuransi yang menyulitkan nasabahnya dalam klaim asuransi sehingga muncul anggapan bahwa asuransi adalah penipuan. Pada kenyataannya, perusahaan asuransi tidak berniat untuk menipu nasabahnya, namun ada oknum-oknum agen asuransi yang menyalahi dan bermain-main dengan aturan yang telah dibuat oleh perusahaan asuransi. Hal tersebutlah yang memunculkan pandangan negatif atas perusahaan asuransi dan beranggapan bahwa memiliki asuransi sama dengan terkena penipuan oleh agen asuransi. Hal ini dapat kamu hindari dengan sebelumnya melakukan riset yang baik dalam memilih produk asuransi.

3. Asuransi mahal

Hal yang harus dipahami adalah asuransi memiliki premi yang berbagai macam besarnya, ada yang mahal dan juga ada yang murah, tergantung dari manfaat yang ditawarkan oleh produk asuransi tersebut. Namun, apabila dibandingkan dengan tidak menggunakan asuransi, biaya kesehatan jauh lebih mahal dibandingkan ketika kita membayarkan iuran setiap bulan untuk asuransi. Berhubungan pula dengan fakta nomor pertama sebelumnya, premi asuransi akan menjadi jauh lebih murah ketika kamu membeli asuransi di usia muda, sehingga tidak perlu takut lagi asuransi mahal.

Nah, itu dia tiga mitos dan fakta dari produk asuransi. Semoga kamu tercerahkan dengan fakta-fakta mengenai asuransi tersebut ya! Jangan sampai kamu termakan oleh mitos-mitos yang tidak bertanggung jawab di luar sana.