cara menghitung porto  & harga ekspor di Nias

bagi mediawritter.com teman ukm yang baru memulai peruntungan dalam bisnis ekspor, sudah yakinkah bahwa harga ekspor yang ditawarkan tepat? apa mungkin harga yg ditawarkan tidak berhasil menerima kontrak menggunakan importir? atau bahkan harga yg ditawarkan mungkin menciptakan usaha ekspor dirasa tidak begitu menguntungkan?

 itulah mengapa penting sekali untuk memahami perhitungan biaya & harga ekspor secara efektif. menggunakan perhitungan & pertimbangan yg matang, teman ukm pasti bisa sukses pada ekspor.

apa saja biaya -porto yang dihitung pada ekspor?

 sebelumnya pada artikel mengenai incoterm (baca disini), sudah sempat dibahas bagaimana perbedaan penawaran harga adabtabel.com pada masing-masing metode exw, fob, cfr, dan cif. disini kita akan membahas lebih dalam mengenai komponen biayaapa saja yang perlu diperhitungkan, menjadi akibatnya penawaran harganya lebih sempurna. berikut porto-biayayang paling penting dihitung dalam ekspor:biaya hpp (harga utama produksi)

 produk yg diekspor bisa diproduksi sendiri atau membeli dari supplier. bila sahabat ukm membeli produk dari supplier, maka porto hpp dihitung menurut porto pembelian produk ditambah biaya pengiriman hingga ke gudang.

 lain halnyajika sahabat ukm menghasilkan barang itu sendiri. hpp dihitung dari biaya produksi ditambah biaya operasional pabrik. ayo kita bahas dibawah ini 2 komponen tersebut.biaya produksi: hitunglah total biaya berdasarkan bahan standar produksi, bahan pendukung produksi, dan gaji pekerja yg dipakai buat menghasilkan barang.biaya operasional pabrik: hitunglah segala porto yang terjadi pada dalam pabrik yang menghasilkan barang. misalnya merupakan listrik, minyak, gas, oli mesin, biayaperawatan mesin & peralatan, & jua termasuk biayapenyusutan mesin & peralatan.

 selesainya diketahui total biayaproduksi ditambah porto operasional pabrik, hitunglah biaya dibagi jumlah barang produksi atau total berat barang produksi (umumnya kawanberkabar.my.id dalam kg).

porto pengemasan produk

 porto yang dihitung disini dimulai menurut porto sortasi/pemilahan barang, yg ditimbulkan lantaran barang menurut supplier atau produksi sendiri yg nir seragam. lalu dihitung porto pembelian bungkus, upah pengemasan, hingga ongkos printing bungkus. total dari semua kegiatan ini dihasilkan biayapengemasan.porto pembayaran bank (bank charge)

 porto ini terjadi bila memakai metode pembayaran ekspor dengan jasa bank. metode yang biasa dipakai pada transaksi ekspor adalah t/t (telegraphic transfer), l/c (letter of credit), dan cad (cash against documents).

 pembayaran menggunakan metode t/t, umumnya dikenakan charge usd lima-10 per transfer menurut luar negeri. sedangkan buat l/c & cad, umumnya sinartekno.my.id charge yg dikenakan berkisar usd 75-150 per sekali proses pembayaran. porto ini sanggup bhineka tergantung dari asal negara, bank yang dipakai importir, & bank yg dipakai eksportir pada indonesia.

 jika teman ukm menggunakan penawaran harga exw, maka perhitungan biayaekspor berhenti disini.

porto transportasi dari gudang ke pelabuhan (trucking)

 dalam bisnis ekspor, transportasi dari gudang ke pelabuhan menjadi rutin setiap transaksinya. lantaran itulah, komponen biayaini perlu diperhitungkan & dimonitor.biaya forwarder

 ini pasundan.org dihitung bila sahabat ukm memakai jasa forwarder yang bisa membantu pengurusan transportasi menurut gudang sampai pelabuhan, pengurusan dokumen ekspor yang diperlukan, serta pada pengkoordinasian pengiriman barang menurut pelabuhan hingga ke negara tujuan.

 porto ini biasanya berkisar rp 250,000 – rp 1,000,000 buat sekali service, berapa pun jumlah barang yang dikirim. porto tersebut belum termasuk biayapengurusan dokumen ekspor & porto transportasi (trucking) berdasarkan gudang ke pelabuhan. tapi kebanyakan forwarder juga menampakan harga sudah termasuk semuanya (all in).biaya pengurusan dokumen ekspor

 porto ini tergantung dari unikmenarik.my.id dokumen apa saja yang diurus dari kebutuhan atau persyaratan di negara tujuan ekspor, baik itu yg bersifat utama pula tambahan. baca artikel mempersiapkan dokumen ekspor buat memahaminya dengan baik.

 porto dokumen-dokumen ekspor ini tidak signifikan kecuali sertifikat yang membutuhkan pemeriksaan di laboratorium. misalnya, buat pengurusan coa umumnya mencapai beberapa ratus ribu rupiah, tergantung analisis yang digunakan.biaya terminal handling charge (thc)

 biaya ini dibayarkan ke otoritas pelabuhan (pt pelindo) buat penanganan barang pada pelabuhan. biasanya porto thc buat pengiriman menggunakan full container 20ft merupakan kurang lebih usd 95. tapi biayathc ini dihitung berdasarkan per kg barang kita. misalkan, dalam satu container 20 ft dapat dimuat 10,000 kg produk kita, maka biayathc yang dibebankan per kg adalah adalah usd 0.0095/kg. biaya bea keluar

 bea keluar merupakan pungutan negara yg dikenakan terhadap beberapa kategori barang ekspor, terutama barang yg nir diolah. besarnya biayaini kebanyakan berupa persentase terhadap total nilai invoice penjualan ekspor. pembayaran bea keluar wajibdilakukan sebelum atau paling lambat dalam ketika peb (pemberitahuan ekspor barang) diajukan.

 beberapa barang yang terkena bea  keluar adalah:kulit: 15 – 25% nilai invoicekayu yg sudah diolah (minimal menjadi kayu kaso): 2 – lima% nilai invoicebiji kakao: 0 – 15% nilai invoice, kecuali kakao yang diolah (minimal fermentasi) adalah bebas bea keluarkelapa sawit (cpo) dan produk turunannya: 0 – usd 245/mtolahan mineral logam: 0 – 10% nilai invoice

 besarnya bea keluar ini tergantung berdasarkan pengolahan barang tersebut. jadi semakin diolah produknya, maka bea keluarnya akan semakin kecil. porto komisi agen penjualan (broker)

 porto ini dihitung esekutifmuda.my.id ketika pihak ketiga/agen/broker, baik dalam dalam maupun luar negeri, membantu menerima kesepakatanatau kontrak penjualan ekspor menggunakan importir. besarnya nilai komisi agen tergantung kesepakatansebelumnya, yg umumnya berkisar 2 – 5% berdasarkan total nilai penjualan ekspor.

 jika teman ukm memakai penawaran harga fob, maka perhitungan biayaekspor berhenti disini.biaya pengiriman (freight)

 ini merupakan porto yg dikenakan dalam pengiriman produk ekspor dari pelabuhan dalam indonesia hingga pelabuhan pada negara tujuan. besaran biaya ini tergantung berdasarkan jauhnya negara tujuan dan cara pengiriman barang.

 masih ada beberapa cara pada pengiriman barang ekspor:courier: dilakukan dengan berat barang ekspor di kisaran 1 kg. porto pengiriman kurang lebih usd 50 – 100/kg menggunakan memakai dhl, ups, fedex, atau tnt. bahkan, terdapat yang lebih murah memakai memakai ems, yaitu sekitar rp 200,000 – 350,000/kg.air cargo: dilakukan memakai berat barang ekspor minimum 45 kg, memakai memakai pesawat udara. porto pengiriman menggunakan air cargo berkisar usd 0.7 – 18/kg. sea cargo lcl (less container load): dilakukan menggunakan berat barang ekspor minimum 1 mt atau pada beberapa tujuan minimum 0.lima mt, menggunakan kapal bahari. pengiriman lcl berarti barang ekspornya tidak full satu container sehingga barangnya digabung bersama barang berdasarkan eksportir lain pada satu container. biasanya, biayapengiriman lcl berkisar rp 500 – lima,000 per kg.sea cargo fcl (full container load): dilakukan memakai berat barang ekspor minimum 1 container., menggunakan kapal laut. jadi, pengiriman fcl merupakan barang ekspornya nir digabung menggunakan barang eksportir lainnya. pengiriman ini merupakan yang biayanya paling murah. contohnya ke singapura hanya usd 80 per 1 container 20 ft. masih ada beberapa pilihan container misalnya 20 ft, 40 ft, atau 40 ft high cube. untuk barang ekspor yang memerlukan suhu dingin bisa jua menggunakan reefer container, menggunakan porto yg lebih tinggi.

 jika teman ukm memakai penawaran harga cfr, maka perhitungan biayaekspor berhenti disini.biaya asuransi

 premi pintarraya.my.id yang dimaksud merupakan mencakup premi pengiriman dan asuransi pembayaran. namun, yg termasuk pada incoterm cif adalah hanya iuran pertanggungan pengiriman. biaya iuran pertanggungan premi ini umumnya 0.1 – 0.lima% dari total nilai harga cfr.

 apabila teman ukm memakai penawaran harga cfr, maka perhitungan biayaekspor berhenti disini. akan tetapi, kebanyakan transaksi ekspor yang dilakukan tidak memakai iuran pertanggungan pengiriman. sebagai akibatnya, incoterm yang lebih poly dipakai merupakan cfr daripada cif.